mikrofon.id

Video Tur Eropa Jeruji: 4 Kali Ditilang Polisi Hingga Moshpit Chaos

MIKROFON.ID – Mengulang rangkaian tur promo album “Stay True” di 2017, Jeruji kembali menggaungkan suaranya di beberapa negara Eropa di tahun 2019. Di daratan Eropa, Jeruji mengenalkan dan mempromosikan album “Satu Barisan” berisi lagu supercepat yang ingin mereka suguhkan dengan teman teman komunitas underground Benua Biru.

Gitaris Jeruji Ichad menuturkan, meskipun mereka punya pengalaman di tahun sebelumnya, tetapi banyak pengalaman aneh, konyol, hingga kejutan lain yang muncul selama tour 2019 ini.

“Mulai dari nyetir van sendiri dan ditilang sampe 4 kali, Pengex buang2 kartu ATM, Sani dicium bapak-bapak Hungaria die hard Jeruji yang kangen berat, sampe Andre yang ngenalin diri sebagai guru SD dari Jawa Barat, dan enggak berhenti marah-marah sepanjang perjalanan,” kata Ichad, di Bandung, Minggu, 4 Oktober 2020.

Tapi di luar itu, respons teman teman di berbagai negara yg di kunjungi itu selalu bikin Jeruji takjub. Banyak komunitas yang dateng menuhin gigs ga berenti bikin chaos di tengah pit. Bersama mereka, kami meneriakkan pesan-pesan perlawanan yang sama. Energi mereka bikin merinding, kawan! Salah satu bentuk apresiasi menghargai karya karya anak bangsa yang patut diperhitungkan di industri musik dunia.

Video Klip

Selain membuat video tur promo, Jeruji juga menciptakan video klip “Satu Barisan” di tanah Eropa. Drummer Jeruji, Sani Harjasyah menceritakan, produksi video klip ini dibuat sederhana, dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Mereka melakukan syuting di saat jeda tour Eropa itu.

Selain videographer, seluruh personel dan roadman ikut terlibat untuk mengambil gambar. Mereka melakukan syuting di jalanan Eindhoven, Amsterdam, dan Den Haag, di Belanda, serta beberapa take di Swiss dan Hongaria.

“Meskipun dilakukan sambil santai, cuaca hujan yang menerjang wilayah Eropa membuat proses pengambilan gambar beberapa kali terkendala. Eropa saat itu lagi memasuki musim dingin dengan suhu mencapai 1-2 derajat celcius. Tetapi kita dapat banyak temuan menarik saat produksi video klip,” ujarnya.

Seni

Melalui Grimloc Records, peluncuran album “Satu Barisan” tahun lalu juga disempurnakan dengan karya seni mural bergambar Ginan di tembok kolong jembatan Pasupati, Bandung. Mural mengagumkan ini hasil kreasi tangan Andre Tirta.

Karya yang juga merupakan cover album “Satu Barisan” itu mendapat perhatian komunitas musik, juga seniman di Eropa. Gitaris Jeruji, Andre Vinsens menuturkan, antusias anak muda kreatif Eropa saat menyambut Jeruji begitu tinggi.

Saat melakukan pengambilan gambar video klip di sebuah gedung kreatif independen, sejumlah seniman mural sengaja mendatangi para personel Jeruji untuk mendalami artwork “Ginan” itu.

Bahkan para pegiat graffiti Eropa tergerak untuk mengundang Andre Tirta dalam acara tahunan street-art setelah melihat cover album Jeruji. “Kebetulan, selama ini komunitas seniman jalanan di sana belum pernah mengundang seniman dari Indonesia,” ujar Andre.***

Tinggalkan Balasan

Back to top
%d blogger menyukai ini: