Kolaborasi Universitas Maranatha-Trisakti Beri Pelatihan Batik Transfer Warna bagi Pelajar SMA Kebangsaan

MIKROFON.ID – Memenuhi program pengabdian kepada masyarakat, Prodi Seni Rupa Murni Universitas Kristen Maranatha bersama Program Studi Magister Desain dan Program Studi Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti memberikan pelatihan batik warna bagi pelajar SMA Kebangsaan, Tangerang Selatan, Sabtu, 4 Desember 2021.

Pelatihan secara online ini diarahkan pada cara membuat batik kreatif yang mudah dan aman dengan teknik transfer warna. Tujuannya, agar para peserta dapat meningkatkan kompetensinya dalam membuat karya batik kreatif.

Berdasarkan surat permintaan dari SMA Kebangsaan, Tangerang Selatan sebagai mitra untuk dapat memberikan keterampilan membatik kepada para siswanya, maka Program Studi Magister Desain dan Program Studi Interior Universitas Trisakti berkolaborasi dengan Program Studi Seni Rupa Murni Universitas Kristen Maranatha bekerjasama mengadakan program PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) pelatihan batik transfer warna.

Pelatihan ini diikuti kurang lebih 50 orang siswa dan 2 orang guru.

Mata pelajaran membatik merupakan keunggulan dari SMA Kebangsaan di Tangerang Selatan yang memfokuskan pada pengembangan batik sebagai salah satu kegiatan pengajarannya.

Di sisi lain, Program Studi Magister Desain dan Program Studi Interior Universitas Trisakti, bersama Program Studi Seni Rupa Murni Universitas Kristen Maranatha bersemangat untuk berbagi pelatihan lewat Program Pengabdian kepada Masyarakat yang merupakan salah satu kewajiban dosen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Oleh karena itu, sejumlah dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam pelatihan ini pun diisi oleh orang-orang terbaik.

Dari Tim PkM Universitas Trisakti hadir Dr. Cama Juli Rianingrum, Dra. Atridia W.,MDs., Dr. Drajatno Widiutomo, Dra. Indralaksmi, MDs., dan Novianti Erlina, SSn. MDs. Sedangkan mahasiswa yang terlibat dari Prodi Magister yaitu Willyayu, Ratih A., Bustam Effendi, dan mahasiswa dari prodi Interior ada Syofiyah Hisyam, Azzahra, Jelly Tan, dan alumni Dra. Zoya Natalia, MDs.

Sementara itu, Tim PkM dari Universitas Kristen Maranatha menghadirkan Dr. Ariesa Pandanwangi, Dra. Belinda S., MSn., Erika E., SSn. MSn., serta wakil dari mahasiswa yaitu Dienni Nurainni.

Adapun pengajar dari pihak SMA Kebangsaan diwakili oleh dua orang guru, yaitu Hj. Tuty S. selaku pembina dan M. Tanwir dari bidang Kurikulum. Keduanya memberikan kata sambutan dan menyampaikan keinginan dan harapan dengan diadakannya program PkM ini.

Meskipun pelaksanaan PkM digelar secara online dengan fasilitas Zoom setiap peserta memperhatikan apa yang diuraikan oleh pelatih melalui slide presentasi untuk kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. 

Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah metode angket dan metode praktik dengan pendekatan cooperative learning.

Tujuan dari penyelenggaraan pengabdian ini yakni untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya melalui batik kreatif.

Tenaga pengajar dari dua kampus ternama ini juga ingin mengenalkan material batik yang ramah lingkungan dan mudah didapat.

Program pelatihan ini juga memiliki misi meningkatkan kecintaan dan kepedulian generasi muda terhadap pengembangan batik sekaligus menambah wawasan proses batik kreatif dengan proses sederhana dengan waktu yang lebih cepat, namun dengan hasil yang maksimal.***

Artikel ini ditulis oleh Dosen Magister Desain Produk Universitas Trisakti, Dr. Cama Juli Rianingrum dan didukung oleh mikrofon.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top
%d blogger menyukai ini: