Biografi Singkat dan Jejak Karya Seniman Ariesa Pandanwangi

Biografi Singkat dan Jejak Karya Seniman Ariesa Pandanwangi, peneliti, narasumber, pemakalah di forum ilmiah, dan founder Komunitas 22 Ibu. Foto: Ariesa Pandanwangi.

MIKROFON.ID – Melalui artikel ini, mikrofon.id menyajikan biografi singkat Ariesa Pandanwangi. Data dihimpun hingga Jumat, 24 September 2021.

Ariesa Pandanwangi menyelesaikan pendidikan doktor di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, dan mengajar di Prodi Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha.

Ia aktif sebagai peneliti, narasumber, pemakalah di forum ilmiah, menulis di jurnal, pengabdian masyarakat ke berbagai pelosok nusantara dan memenuhi undangan ke luar negeri sebagai trainer batik lilin dingin.

Kerap berpameran di nusantara dan juga luar negeri.

Ariesa merupakan founder Komunitas 22 Ibu, sebuah komunitas yang mensinergikan energi kreatif perempuan Indonesia dan juga membangun ASEDAS bersama rekan-rekannya. Beberapa bukunya sudah terbit terkait dengan pengembangan motif batik.

Pada tahun ini terpilih sebagai dosen berprestasi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat di program studinya, dan juga mendapat penghargaan dari Universitas Kristen Maranatha sebagai Dosen Terbaik Fakultas Seni Rupa dan Desain Bidang Penelitian Tahun 2021.

Pengalaman Pameran:

  1. International Exhibition- Pameran 21 “Spirit of Women,” Universitas Paramadina Jakarta, 21 April 2015;
  2. Pameran Drawing Pandora 1. Taman Budaya-Provinsi Jawa Barat, 22 -27 Agustus 2015;
  3. Karya terseleksi dalam Indonesia drawing festival “Outline”, Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, 31 Oktober – 8 November 2015;
  4. Pameran Komunitas 22 Ibu, Galeri Seni Popo Iskandar, Bandung, 22 – 30 Desember 2016;
  5. Pameran Revolusi Mental Spirit Kartini, Taman Budaya Provinsi Jawa Barat, 30 April – 3 Mei 2016;
  6. Pameran antara dosen dari Seni Rupa Murni Universitas Kristen Maranatha dengan Kyoritsu University, Japan, “The Heritage of Nusantara 2016 – Represntatition of Indonesia Visual Art, 14-18 November 2016;
  7. Pameran antara dosen Seni Rupa Munri dengan dosen dari Guangxi Normal University, Guilin, China;
  8. Pameran seni rupa #4 bersama Komunitas 22 Ibu “lelakiku,” di Gedung YPK Naripan, Bandung, 22-31 Desember 2016;
  9. Pameran Indonesian Batik Folks-Modern Batik, Svasti Gallery of Indira Gandhi National Centre for the Arts, (IGNCA), New Delhi, 18-21 Februari 2017;
  10. Pameran Indonesian Batik Folks-Modern Batik, Galery, Aligahr Islam University India (AIU), Aligahr, India, 23-25 Februari 2017;
  11. Pameran Reuni Visual #3 di Gedung Museum UPI, Bandung, 19 Mei – 8 Juni 2017;
  12. Pameran Sejarah “Visualisasi Ekspresi Pahlawan dan Tokoh Perempuan” Eksplorasi Teknik Gutha Tamarin dalam Media Kain Sutera di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, 7-21 Agustus 2017;
  13. Pameran Internasional Seni Rupa di Jepang dalam rangka Festival-Fukuoka, Gallery Thiempo Iberoamericano, Jepang, 1 -5 November 2017;
  14. Pameran seni rupa #5 bersama Komunitas 22 Ibu bekerjasama dengan Gallery Equilibrium “The Power of Silence,” 10-15 Desember 2017;
  15. Pameran Nasional Lukisan batik tamarind Ibu Bumi dan Pahlawan perempuan Indonesia di galeri mezanin, The Energy Building lt 2 SCBD, Jakarta, 18-21 Desember 2017;
  16. An International Art Exhibition-Exhibition of Cultural Heritage and Frienship;
  17. Indonesia-Japan. Asia Art and Culture Association School of Tokyo Indonesian (SRIT), 4-6-6 Meguro-ku Tokyo, Jepang, 23-25 Maret 2018;
  18. An International Art Exhibition-Exhibition of Cultural Heritage and Frienship Indonesia-Japan, Asia Art and Association (AACA), 1-38-20 Kyoudou Setagaya-ku, Tokyo, Jepang, 26-28 Maret 2018;
  19. Pameran “Sang Subjek” di Bentara Budaya Bali. Workshop Batik lilin dingin, Timbang pandang, 21-30 April 2018;
  20. Pameran Et Cetera #1. Galeri Thee Huis Provinsi Jawa Barat, 1-7 Agustus 2018;
  21. Pameran mitos dan legenda Indonesia dalam ekspresi batik Gutta tamarind di Museum Basuki Abdullah-Jakarta, 27 Juli 2018 hingga 10 Agustus 2018;
  22. Pameran dan workshop batik malam dingin Fukuoka Jepang, 5 -12 September 2018;
  23. Pameran Reimagining the Myth Story of Nusantara. Galeri Sejarah dan Kebudayaan Tionghoa, Workshop batik malam dingin, 22 Desember 2018 – 10 Januari 2019;
  24. Pameran Jelajah Seni Rupa Nusantara, Galeri Cipta, TIM Jakarta, 3-15 Maret 2019;
  25. Pameran International 6 negara (Indonesia, Polandia, Spain, Israel, Jepang, Bangladesh) -Mooi Indie-, Galeri R. Universitas Trisakti Jakarta, 26 April-17 Mei 2019;
  26. Pameran Inter Relation, Art Space Maranatha, 3-17 Mei 2019;
  27. Pameran International INSEA “MAKING”, di Kanada, 9-13 Juli 2019;
  28. Indonesia Myths and Legends on Gutta Tamarind Batik Artwork Exhibition & workshop at Kampong Indonesia 2019-Kungstradgarden, Stockholm, Swedia, 26-27 Juli 2019;
  29. Indonesia Myths and Legends on Gutta Tamarind Batik Artwork Exhibition & workshop at Prague, Republik Ceko, 31 Juli -2 Agustus 2019;
  30. Pameran Sharira. Galeri Thee Huis. Taman Budaya Propinsi Jawa Barat. 17-24 Agustus 2019. Workshop batik Gutta Tamarind 24 Agustus 2019;
  31. Pameran Bersama Para Perupa Jawa Barat dalam rangka Anugerah Barli “Daur Hidup” Gedung Sate, 19 -28 Agustus 2019;
  32. Exhibition on Hari Batik Nasional. Cooperation between Komunitas 22 Ibu, Univ Podomoro Jakarta, & Neo Soho. Jakarta. 27 Sept-2 Oktober 2019;
  33. Meretas Kertas di ISI Surakarta-Gakeri FSRD-Solo. 10 Oktober-17 Oktober 2019;
  34. Pameran International Unoflatu. Di Maranatha Art Space 17 Oktober-24 Oktober 2019;
  35. Pameran Fabel Nusantara di GSPI Bandung 22 Desember-10 Januari 2020;
  36. Pameran Virtual Festival Kertas Sejagat & Proklamasi Hari Kertas Sejagat;
  37. Pameran Virtual: Internasional ASEAN Digital Art Society (ASEDAS) 2020: 1st International Virtual Digital Art Exhibition 34 countries- 6 Juni-6 September 2020;
  38. Pameran Online I care I Excist Prodi Seni Rupa Murni 29 Juni hingga 29 Juli 2020;
  39. International Virtual Exhibition Let’s Talk About Folklore From 4 Continent;
  40. Pameran Virtual Solo Exhibition “ Flowers and Time”;
  41. Pameran Online Buku Seni Sejagat (The World Paper Day), 10 May- 8 Juni 2020;
  42. Pameran Online Imaji-Anugerah Barli 9 Sept-17 Oktober 2020;
  43. Pameran International Virtual Lets Talk About Folklore from 4 Continent;
  44. Pameran Virtual International _UPSI Malaysia “Women, Art and Fabel Archipelago
  45. Pameran Nusantara: Corak dan Ragam Nusantara 22 September – 22 Desember 2020;
  46. Pameran Kembang Kertas Sejagat Mewangi Nusantara 26 September 16 Oktober 2020;
  47. Pameran Virtual Religiusitas Seni Rupa Kontemporer. 26 Okt-9 Nov 2020;
  48. Pameran Virtual International Multi Frame #2 UNS 23 Nov-23 Dec 2020;
  49. Pameran Virtual International Pandemic Aesthetic- Maranatha 23 Nov-23 Dec 2020;
  50. Pameran International, 30 seniman, 13 negara “Between the Lines” di Sendi Gallery Malaysia. 1 Febr 2-31 Maret 2021;
  51. Pameran Nasional Tema Bunga. GBSRI 1-31 Mei 2021;
  52. Pameran International 2nd ASEDAS International Virtual Exhibition, 1 Juni-31 Desember 2021;
  53. Pameran International 1st Spicy Route International Virtual Exhibition, Juni- 2021;
  54. Pameran International Estetika Sanggit di UNS Solo 1 Agustus 2021’
  55. Pameran International Reka Cipta di Univ Sains Malaysia 4 Agts-12 Sept 2021;
  56. Pameran ArtTasik Tasikmalaya, 24 Juli 2021;
  57. Ariesa Pandanwangi Solo Exhibition By L Project 28 April 2021-28 April 2024;
  58. Pameran Pupuhu “Dream Come True” di GSPI 20 Agustus-4 September 2021;
  59. Pameran Batik Bercerita dari Nusantara di Galeri Thee Huis Taman Budaya JaBar 14 – 21 September 2021.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top
%d blogger menyukai ini: